Search this site
Embedded Files
JULEHA Kab. Jember
  • Home
  • Profil Juleha
    • Juleha Jember: Juru Sembelih Halal Terpercaya di Jember
  • Berita
  • Tarif Layanan
  • Pengurus & Anggota
  • AD/ART
  • Pendaftaran
  • Agenda/Kegiatan
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
  • Kontak
JULEHA Kab. Jember
  • Home
  • Profil Juleha
    • Juleha Jember: Juru Sembelih Halal Terpercaya di Jember
  • Berita
  • Tarif Layanan
  • Pengurus & Anggota
  • AD/ART
  • Pendaftaran
  • Agenda/Kegiatan
    • 2026
    • 2025
    • 2024
    • 2023
  • Kontak
  • More
    • Home
    • Profil Juleha
      • Juleha Jember: Juru Sembelih Halal Terpercaya di Jember
    • Berita
    • Tarif Layanan
    • Pengurus & Anggota
    • AD/ART
    • Pendaftaran
    • Agenda/Kegiatan
      • 2026
      • 2025
      • 2024
      • 2023
    • Kontak

Sekretaris MUI Jember Sambut Hangat Pengurus JULEHA Terkait Usulan Terminologi Fatwa MUI Nomor 12 Tahun 2009

JEMBER 19/06/2026– Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember, Dr. KH. Abdul Wahab Ahmad, M.HI., resmi menerima surat permohonan peninjauan dan penyempurnaan terminologi anatomi terkait Fatwa MUI Nomor 12 Tahun 2009 tentang Standar Sertifikasi Penyembelihan Halal. Penyerahan dokumen penting tersebut langsung diserahkan JULEHA Kab. Jember yang diwakili oleh bidang syiar dan dakwah Sdr. Moh. Ali Mashur dan dari  bidang pelatihan dan pengembangan SDM Sdr. Kurnadi berlangsung hangat di kediaman beliau yang berada di lingkungan Pondok Pesantren, Jember.

Langkah pengajuan peninjauan ini diambil oleh para pemohon karena ditemukannya ketidaksesuaian atau perbedaan mendalam mengenai terminologi wadajain (dua urat leher) dalam teks fatwa tersebut jika ditinjau dari perspektif sains anatomi modern. Para pengaju menilai penyelarasan istilah keagamaan dengan struktur biologis riil menjadi krusial agar tidak menimbulkan ambigu di lapangan."Penyempurnaan terminologi ini sangat penting untuk memastikan penafsiran fatwa di tingkat implementasi supaya tidak mengalami bias teknis," ujar Moh. Ali Mashur di lokasi.

Menanggapi permohonan tersebut, Dr. KH. Abdul Wahab Ahmad menyambut baik aspirasi serta masukan berbasis kajian ilmiah tersebut. Pihak Sekretariat MUI Jember menyatakan akan mempelajari berkas permohonan ini secara komprehensif sebelum nantinya diteruskan ke tingkat komisi fatwa untuk dilakukan pengkajian lebih lanjut sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.

Melalui pengajuan ini, diharapkan ada titik temu yang akurat antara doktrin fikih klasik dan fakta anatomi medis. Dengan demikian, standardisasi penyembelihan hewan halal di Indonesia, khususnya dalam memutus urat-urat vital satwa, dapat berjalan dengan kepastian hukum syariat yang selaras dengan ilmu pengetahuan modern. Di akhir pertemuan dari perwakilan JULEHA Kab. Jember menyerahkan cindera mata berupa pisau sembelih yang dibuat oleh Sdr. Kholid.(kur)

 

SALAM JULEHA BISMILLAHI ALLAHU AKBAR.


JULEHA KABUPATEN JEMBER

http://jemberkab.juleha.or.id

Email : jemberkab@juleha.or.id

©  2024 All Rights Reserved

Report abuse
Page details
Page updated
Report abuse